RAHASIA MEMBUAT INCOME TAMBAHAN

Sekolah Menulis Online

Sekolah-Menulis Online

Senin, 07 Desember 2009

PENULIS HEBAT : It’s My Dream



Hmm… Penulis hebat? Yah ini salah satu impianku di masa lalu yang belum pernah terwujud. Bagaimana rasanya ya menjadi seorang penulis hebat. Ide atau gagasanku tertuang dalam sebuah karya tulis bisa bermanfaat dan para pembaca menyukai tulisanku. Entahlah terkadang diriku kurang yakin bisakah aku mencapai impianku ini. Aku masih ingat dengan jelas di masa kecilku, ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, aku suka sekali menulis segala curahan hatiku di buku diaryku hingga aku di sekolah menengah pertama. Hampir setiap hari apa saja bisa kutulis dengan lancar, mengalir begitu saja. Ketika di sekolah, sering ada tugas pelajaran mengarang, aku suka sekali mengerjakan, dan di kelas lumayan dapat nilai bagus.

Pernah suatu ketika Aku ingin sekali menulis tentang pengalamanku sehari-hari dalam bentuk cerpen. Setiap kali Aku pulang sekolah, saat itu Aku sudah duduk di bangku Sekolah menengah pertama, Anak-anak tetangga desaku sering memanggilku dengan sebutan oshin atau orin. Film dari Jepang yang terkenal di Indonesia saat itu. Terbersit di hatiku untuk mandiri, dengan menghasilkan uang melalui karya tulis. Kupinjam mesin ketik dari ayah, “Aku harus bisa menulis nich….harus bisa”. Tik …tok..tik tok.. suara mesin ketik berbunyi. “ Kamu sedang apa?” Tanya ayahku dari ruang keluarga. “Ayah, aku sedang belajar menulis cerpen nich”. Saat itu kutulis tentang diriku yang sering diberi julukan oshin oleh anak-anak tetangga desaku. Dapat satu alinea kubaca, ku edit, ulangi lagi. Terus begitu, rasanya belum puas menghasilkan sebuah tulisan cerpen. “Rasanya koq sulit ya”, gumam dalam hatiku. “Ah mungkin aku nggak punya bakat menulis”, pikirku saat itu. Akhirnya mandeg dech.

Kemudian ketika di SMA, aku sudah mulai malas menulis diary lagi, bahkan diaryku yang pernah kutulis malah kubuang dan dibakar. Keinginan menulis mulai datang lagi ketika di kelas 2 SMA, yaitu menulis karya tulis ilmiah Remaja (KIR) sayang di sekolah belum ada wadah perkumpulan seperti ini dan jarang kudapatkan teman yang memiliki ketertarikan dengan diriku. Sering kudengar acara lomba dibidang ini tetapi, kalah sebelum berperang. Rasa kurang pedeku mulai tumbuh dan kurang adanya dukungan. Sampai Aku lulus SMA pun akhirnya mandeg juga dalam dunia tulis menulis.

Suatu ketika Aku duduk di bangku perguruan tinggi setara Diploma-3, lihat informasi di surat kabar ada lomba menulis ilmiah di bidang Teknologi informasi untuk siswa SMA dan mahasiswa Diploma-3 se-Jateng dan DIY. Hadiahnya selain uang (lupa berapa nominalnya untuk yang menang), karya tulis dimuat di harian Surat kabar. Aku bersama seorang temanku ikut lomba itu, tidak ada rasa antusias untuk menang. Jadi mengikuti lomba sekadarnya, menang ya syukur tidak menang ya tidak apa-apa. Namanya juga buat latihan. Selesai kutulis segera kukirim ke panitia lomba. Sejak itu, tidak pernah kupikirkan lagi tentang lomba menulis artikel ini. Biasalah kujalani aktivitasku sebagai mahasiswa dan berbagai kegiatan mahasiswa di kampus. Suatu sore, Aku bertandang ke rumah tetangga atas perintah ibuku,” Ri sana ke tempatnya Bu Carik antarkan makanan ini?” kata ibuku. Setiba di rumah Bu Carik, “Assalammu’alaikum Wr.Wb”. “Wa’alaikum Salam Wr. Wb, kok tumben ada apa?” sahut mbak Dewi. “Ini, dari ibu buat Bu Carik”. Kataku. “oh, terima kasih. Eh…ngomong-ngomong selamat ya Dik, kamu dapat juara I kan lomba menulis artikel, karya tulismu diterbitkan di Koran kemarin”. Kata mbak Dewi. “Eh apa iya mbak, Aku koq nggak tahu dan tidak ada pemberitahuan dari panitia ya” tanyaku dengan keheranan seolah tidak percaya dengan apa yang kudengar tadi. Keesokan harinya Kutelepon Panitia, Eh iya, Alhamdulillah menang. Aku baru ingat, rupanya Panitia kesulitan menghubungiku, karena alamat kampus yang lama, dan sekarang sudah di tempat yang baru, Aku juga tidak mencantumkan no. telepon. Uups, hampir hangus dech hadiahnya, jika dalam jangka waktu tertentu hadiah tidak diambil.

Sejak itu Aku rajin beli buku yang berhubungan dengan dunia tulis menulis. Mau tahu koleksi bukuku : Kiat Menjadi penulis sukses karya Abu Al Ghifari, Rahasia Sukses Penulis sukses karya Lilis Nihwan Sumuranje, Mengatasi 25 hambatan menulis karya Luqman Haqani, Dasar-dasar meresensi buku karya Daniel Samad. Ini semua sudah kubaca sampai tamat. Dan di perpustakaan keluargaku ada buku Creative Writing karya A.S Laksana, Penuntun jadi penulis Top Banget karya Arul Khan, Aku Bisa nulis Cerpen karya Joni Ariadinata.

Seiring dengan berjalannya waktu, dengan kesibukan kuliah kemudian bekerja, bahkan hingga Aku sudah menikah saat ini pun impian jadi penulis hebat belum terwujud. Sekarang ini sedang trend blogging, tak mau ketinggalan nich, Aku mulai belajar lagi menulis artikel untuk blog. Dan jangan salah lho, Aku ikutan gaul di facebook, tanpa kusangka ada yang mengundangku untuk berkunjung ke http://www.penulishebat.com. Rasa penasaran mulai ada pada diriku, seperti apa ya isinya. Setelah itu, kulihat-lihat, wah cocok dech buat diriku. Yah, karena ini menarik buat diriku, aku bergabung dengan http://www.facebook.com/penulishebat . sejak kapan ya, Aku tidak ingat lagi. Ternyata di Twitter ada fan pagenya juga. Klik saja di http://www.twitter.com/penulishebat. Sebenarnya yang paling membuatku penasaran adalah ada Buku yang berjudul CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT karya Pak Jonru. Setelah kupikir-pikir dalam perjalanan hidupku ini, sambil berinstrospeksi diri nich, kenapa ya Aku gagal menjadi penulis hebat? Niat sudah ada, teori-teori tentang penulisan sudah punya, pernah coba ikutan lomba sudah, cita-cita menulis buku ada tapi juga belum pernah terwujud. Kini Aku sadar ternyata untuk menjadi penulis hebat juga perlu upaya pembenahan mental, mental berjuang untuk meraih impian. Itulah sebabnya ketika kudapatkan informasi mengenai buku CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT, sangat berharga bagi diriku. Belum ada versi cetaknya, yang ada berformat eBook. Apalagi saat ini ada penawaran yang sungguh menarik. Untuk versi ebooknya hanya senilai Rp 49.500 tapi setiap pembeli mendapatkan voucher diskon Rp 200.000 dari Sekolah Menulis Online(SMO). Menarik, kan? Apalagi ini merupakan Diskon terbesar dari SMO dibandingkan sebelumnya. Ada penawaran lain bagi pembeli ebook, yaitu mendapat gratis 6 modul eksklusif dari SMO, Terdaftar sebagai kelas free trial di SMO, Ebook Smart Writer yang berisi artikel dan kiat penulisan terbaik karya Jonru, mendapatkan layanan yang berlaku seumur hidup untuk bimbingan karir di bidang penulisan di komunitas SMO. Penawaran ini terbatas hanya akan didapatkan pada versi ebook saja, tidak pada versi cetaknya, dan akan segera ditutup sewaktu-waktu bila sudah ada versi cetaknya. Hm…sayang sekali kan? Jika kesempatan berharga ini terlewatkan begitu saja. Mau jadi penulis hebat? Beli dulu bukunya CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT. Selamat membaca dan sukses menjadi Penulis hebat.

1 komentar:

  1. hayo mbak ari maju melangkah bersama-sama. kita sukseskan "menjadi penulis hebat". terus berkarya ya...

    BalasHapus